ENAM TAHUN, MALAYSIA KLAIM 7 BUDAYA INDONESIA

Pemerintah Indonesia malakui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikibudi) mendesak pemrintah Malaysia membuay pernyataan tertulis terkait klaim atas kesenian asli Sumatera Utara, Tari Tor-Tor dan Gondang Sambilan.

Wakil Mendikbud Bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, mengajui telah membuka komunikasi dengan Duta Besar Malaysia untuk Indoneia. Pihak Malaysia berjanji akan segera membuat keterangan tertulis atas desakan pemerintah Indonesia.

“kita sudah berkomunikasi langsung dengan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia guna mengetahui alat music angklung yang merupakan budaya indnesia juga pernah diklaim oleh Malaysia pada Maret 2010. Kini giliran Tati Tor-Tor dan Gondang Sambilan yang hendak di klaim oleh negeri jiran tersebut”.

Lagu sampai beras

Disisi lain. Wiendu Ne=urhayati juga membentang catatan klaim Malaysia atas kekayaan budaya asli Indonesia selama ini. Mulai dari 2007 hingga 2012, Malaysia sudah 7 kali mengklaim budaya Indonesia sebagai warisan budaya mereka. Bern=mula dari November 2007 terhadap kesenian reong ponorogo. Selanjutnya pada desember 2008 klaim atas lagu Rasa Sayange dari Kepulauan Maluku. Lalu klaim Batik pada Januari 2009.

Tari pendet yang jelas-jelas dari Bali juga diklaim Malaysia pad Agustus 2009. Selanjutnya instrument dan ensambel music angklung pada maret 2010.

Masih kurang?. Yanki beras Adan Krayan dari Kalimmantan Timur. Sampai beras juga diklaim pleh Malaysia. MasyaALLAH maunya Malaysia apa coba?

Bentar lagi dia ngaku-ngaku bahwa pempek punya dia lagi. Mungkin untuk pemerintah harus malakukan yang namanya hal cipta atau nama pengukuhan terhadap kebudayan-kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jangan sampai kebudayaan yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita dan para pendahulu seenaknya diklaim oleh orang lain, sama saja kita tidak bisa menjaga warisan nenek moyang kita yang  sudah bersusaah payah membuat kebudayaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s