PEREMPUAN ISTIMEWA

PEREMPUAN ISTIMEWA

Hari ini tanggal 4 Desember 2010, aku dan temanku yaitu Sundari dan Tari datang ke seminar yang diadakan oleh SALAM UI (rohis di Universitas Idonesia), tema seminar tersebut sangat bagus yaitu “The Great Mother” dan “Perempuan Istimewa”. Seminar tersebut diadakan dalam dua sesi yaitu sesi pertama dari pukul 08.30-10.30 dan sesi kedua pukul  10.30-12.00. seminara itu sangat bagus dan memberikanku banyak sekali ilmu yang ku dapat dari seminar tersebur apalagi tema dari seminar itu bisa dikatakan ilmu bagi para perempuan yang nantinya akan menjadi calon ibu,istri dan teman bagi anak-anaknya kelak. Pembicaranya pun tidak kalah hebat sesuai dengan temanya, pembicara di seminar ini ada dua pembicara yaitu Bunda Neno Warisman,siapa yang tidak kenal beliau. Beliau adalah seorang aktivis pendididkan, agama dan budayawan juga. Yang kedua Ibu Winarini Dahlan Mansoer,Phd, beliau adalah alumni psikologi universitas indonesia sekaligus dosen di psikologi di UI.

Tema “The Great Mother” disini saya akan berbagi cerita kepada teman-teman semoga bermanfaat. Dari temanya saja saya begitu merindig apalagi saya seorang perempuan yang kelak akan menjadi seorang ibu, begitu pula isi dari pemaparan dari kedua pembicara begitu sangat bagus yang membuat saya menambah ilmu, pengalaman tentunya menginginkan menjadi seorang istri dan ibu yang baik bagi suami dan anak-anak saya di kemudian hari. Amin,,

Persyaratan menjadi seorang The Great Mother tidaklah mudah, pasti banyak sekali hambatan-hambatan yang akan kita hadapi untuk mendapatkan gelar The Great Mother. Mungkin gelar-gelar yang lain masih bisa kita hadapi dengan baik, tapi unutuk gelar yang saru ini yaitu The Great Mother sangatlah sulit, namun asalkan kita sabar,ikhlas dan ikhtiyar Insyaallah gelar The Great Mother dapat kita dapatkan.

Persyaratan Ibu yang baik dari segi Psikologi yaitu :

–          Ibu yang baik harus mempunyai kepribadian yang baik

–          Dari segi fisik, Ibu yang baik harus mempunyai fisik yang kuat, dari segi psikologi perempuan yang sudah matag untuk berumah tangga atau menikah adalah usia ± 25 tahun

–          Dari segi sosial yaitu perempuan harus menikah, selain untuk memperbaiki keturunan dengan menikah kita dapat menjalin persaudaraan dengan orang lain.

–          Dri segi agama, Ibu yang baik harus mempunyai agama yang baik pula yang dapat mengajarkan anak-anaknya untuk mengenal Sang Khaliq.

–          Ibu yang baik harus mempunyai pengetahuan yang baik pula untuk membesarka anak dari segi psikologi, sosial dan spiritual.

–          Ibu yang baik harus menyadari dan peka terhadap kelebihan dan kekurangan anaknya, bisa mengimbangi anak-anaknya, dan dapat menerima dan meyesuaikan diri kepada anaknya.

–          Ibu yang baik juga harus menevaluasi dirinya sendiri, apakah selama ini ia telah menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya.

–          Menjadi Ibu yang baik harus berusaha, doa, sabar dan ikhlas.

 Tidak mudah memang menajdi Ibu yang baik, karena banyak sekali kendala-kendala yang akan dihadapi oleh seorang Ibu dalam memeliharanya seperti jika anak kita cacat, ada kelainan dan lain sebagainya, maka seorang Ibu harys tetap sabar dan ikhlas dalam menjaga dan mengurusi anaknya apapun kekurang mereka itulah anugrah Allah dan titipan Allah yang diberikan kepada kita.

Ibu yang baik juga tidak terlepas dari suami/bapak yang baik pula. Karena kita juga butuh dukungan dari suami kita dalam memelihara anak dan seorang suami/bapak juga berperan penting dalam mendukung istrinya menjdi istri dan Ibu yang baik bagi anak-anaknya.

Ibu yang baik, harus bisa memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya,kalau seorang Ibu mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas, apalagi di zaman globalisasi ini peran seorang Ibu sangatlah berat, jangan sampai dengan pegetahuan seorang Ibu yang kurang akan pengetahuan bisa-bisa anak kita bisa terkena pengaruh akan zaman yang serba canggih dan globalisisasi seperti saat ini.

Seorang Ibu harus berkembang dalam pengetahuan dan diri, yang sudah saya katakan sebelumnya, jika suatu saat anak kita menanyakan sesuatu kepada kita, kita tidak bisa menjawabnya karena apa yang ditanyakan oleh anak kita, di zaman kita belum ada, maka seorang Ibu harus berkembang mengikuti arus pengetahuan di masa yang akan datang. Apalagi yang berbau dengan teknologi yang sekarang serba canggih, jangan sampai anak kita ikut terpengaruh hak-hal yang negatif oleh teknologi. Kita bisa malakukan sesuatu hal misalnya mangawasi belajar anak, komputer kalau bisa berada di rung terbuka agar kita bisa tetap dapat mengawasi anak-anak kita agar tidak membuka hal-hal yang tidak semestinya  untutk  dilihat oleh anak kita.

Ibu yang baik tidak sungkan bertanya kepada anaknya, apakah kita sudah menjadi seorang Ibu yang baik/belum bagi anak-anak kita?

Kecerdasan anak berkolerasi terhadap kecerdasan Ibu dan cara mendidiknya.

Syarat menjadi seorang Ibu yang baik atau The Great Mother sangatlah banyak, namun yang terpenting ada di dalam diri kita sendiri, apakah kita mau menjadi seorang Ibu yang lebih baik lagi?.

Dari segi agama yang disampaikan oleh Bunda Neno Warisman pun tidak kalah bagus tentang bagaimana cara menjadi Ibu yang baik atau The Great Mother, ada beberapa poin yang dapat saya bagikan kepada teman-teman sekalian  yaitu :

–          Wanita yang baik, tampak sekali dari perkataan mulutnya. Jadi wanita yang baik itu harus lembut. Lembut dari perkataanya,lembut dari sikapnya dan lembut dari apa-apa yang ia lakukan. Karena dengan kelembutan dapat menghancurkan hal-hal yang keras seperti halnya karang.

–          Menjadi ibu yang baik dan hebat harus melihat realitas dan memiliki intelektual yang tinggi.

–          Menjadi wanita dan ibu yang tangguh.

Yang akan selau saya ingat dari Buda Neno sampaikan adalah jangan melihat dari muka atau popularitas jika kita memilih pasangan hidup. Nikahi laki-laki yang menomerduakan kita yaitu jika suami kita masih hormat kepada Ibun ya maka secara tidak langsung ia akan menghormati istrinya karena seorang istri akan menjadi Ibu bagi anak-anaknya. Bagus bukan nasehat yang disampaikan oleh Bunda Neno, akupun sangat terharu dan akupun berpikir memang sangat benar yang dikatakan oleh Bunda Neno, laki-laki yang baik adalah laki-laki yang sayang dan hormat kepada ibunya.

Jika kita ingin mendapatkan keluarga yang sakinah,mawaddah dan warohmah maka kita harus :

–          Membuat kesepakatan antara suami dan istri mengenai :

  • Rizki yang dicari  => harus halal
  • Orientasi terhadap dunia dan akhirat
  • Pemahaman dalam perbedaan

–          Ada pengasuhan yang jelas terhadap keluarga dan anak-anak

–          Pendidikan dan Pembelajaran yang baik bagi anak-anak, baik dirumah maupun disekolah.

–          Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi orang tua sebagai model anak-anaknya, karena setiap tingkah laku orang tua berpengaruh penting terhadap tingkah laku yang akan dilakukan oleh anak-anaknya.

Hanya ini yang dapat saya berikan kepada teman-teman dan saudara-saudaraku yang seiman da seperjuangan semoga bermanfaat. Dan semoga kita para perempuan bisa menjadi “The Great Mother” dan “Perempuan Istimewa”.

Amiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s