FOTOKOPI

FOTOKOPI YANG RAMAH LINGKUNGAN

Apa itu mesin fotokopi?

Mesin fotokopi merupakan alat untuk memperbanyak dokumen yang berupa tulisan dari kertas. Dewasa kini fotokopi ada hal yang sudah biasa dilakukan oleh semua orang, dari anak kecil, orang dewasa sampai orang tua pun membutuhkan yang namanya mesin fotokopi. Dan siapa yang tidak pernah melakukan yang namanya fotokopi?. Pasti diantara kita pernah melakukannya, entah itu fotokopi dokumen, tugas, makalah, KTP, soal-soal dan lain sebagainya. Apalagi saya sebagai mahasiswa sering sekali melakukan fotokopi hampir setiap hari saya memfotokopi dari mulai tugas, materi kuliah, soal-soal ujian dan lain sebagainya. Betapa pentingnya mesin fotokopi bagi aspek kehidupan. Namun pernahkan kita terlintas atau berpikir bagaimana cara fotokopi yang ramah lingkungan?.

Saya tidak bisa membayangkan berapa ribu kertas yang dipakai untuk jasa pemfotokopian untuk memfotokopi dokumen-dokumen dari setiap pelanggannya. Misalnya dalam satu jasa pemfotokopian terdapat dua mesin fotokopi yang setiap menitnya harus bekerja untuk memfotokopi dokumen, anggap saja satu mesin fotokopi bisa memfotokopi 2000 lembar dikalikan dua mesin menjadi 4000 lembar, itu baru satu tempat jasa pemfotokopian dan berapa banyak jasa fotokopi di jakarta saja, sudah tidak terbayang berapa banyak kertas yang harus digunakan.

Sebenarnya fotokopi yang ramah lingkungan bisa kita lakukan dalam beberapa cara  misalnya:

–  Pada saat kita ingin memfotokopi sebuah dokumen, kita bisa memberitahu abang fotokopiannya untuk bolak-balik fotokopiannya agar menghemat kertas dan juga biaya.

–  Biasanya jika kita ngeprint dokumen pasti dibalik kertasnya masiih kosong kan?, nah mungkin kita bisa menggunakan sisa kertas printnan atau sisa kertas fotokopian yang dibaliknya masih belum terpakai, bisa dikatakan dalam satu kertas kita mempunyai dua dokumen fotokopian yang berbeda, satu halaman bekas print out dan halaman satu lagi fotokopian kita.

–  Cara lain agar fotokopi ramah lingkungan yaitu dengan memperkecil tulisannya. Namun disisi lain cara ini terkadang dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagian besar untuk contekan, karena dokumen atau materi kuliah mereka bisa mereka perkecil tulisannya.

Jika kita ingin memfotokopi dengan jumlah banyak lebih baik dibolak-balik seperti yang telah dijelaskna diatas bisa menghemat kertas. Dan kita juga harus bisa memilah-milih dokumen apa saja yang harus difotokopi,kalau memang penting baru kita fotokopi , sekiranya dokumen atau tulisan yang bisa kita tulis sendiri tanpa harus memfotokopinya lebih baik kita tulis saja. Intinya kita harus lebih selektif dalam melakukan fotokopi dan kita bisa bersikap bijaksana dan jangan menganggap sepele masalah fotokopi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s