WANITA DAN GLOBALISASI

WANITA DAN GLOBALISASI

Hari ini saya menjadi panitia di sebuah seminar yang diadakan oleh Fajrul Islam (Rohis Universitas Gunadarma). De seminar dengan kami beri nama SERPIHAN HATI (Seminar Pilihan, Hangat dan Terkini), dengan mengambil tema “Wanita dan Globalisasi” serta judul “Menyibak Peranku kini menurut Perintah-NYA”. Mungkin dilihat dari temanya seminar ini khusus wanita tapi salah ternyata minar para laki-laki untuk mengikiuti seminar tersebut pun juga lumayan banyak. Seminar dengan jumlah peserta 275 orang berjalan dengan lancar.

Berbicara masalah wanita dan globalisasi pembicaranya pun tidaak kalah menarik perhatian para peserta yaitu Asma Nadia ( Penulis buku tentang wanita Best Seller) dan dengan moderatornya Aldilla Jelita ( Istri Indra Bekti). Walaupun saya jadi panitia tapi saya tetap bisa mendengarkan materi yang di sampaikan oleh Ibu Asma Nadia. Beliau begitu komunotatif terhadap peserta dan bintang tamu yang hadir di seminar tersebut.

Isi materi yang disampaikan oleh beliau pun sangat menarik dan sesekali mengundang tawa didalam gedung. Beliau mengatakan jika kita ingin menjadi orang tua yang proposional maka kita harus tahu apa yang dibutuhkan oleh anak kita. Sesibuk apa pun kita sebagai orang tua, kita harus tau perkembangan dari anak kita. Anak – anak hanya membutuhkan kasih sayang orang tua karena ia ingin dilihat dan dihargai,apalagi jika ada seorang anak, ia baru saja mendapatkan nilai yang bagus dan ia ingin memberitahukan kepada orang tuanya, tabi sang orang tua malah sibuk dengan aktivitasnya tanpa memperhatikan apa yang si anak ingin bicarakan. Maka dari itu sebagai orang tua harus memberikan proporsi atau paling tidak sedikit waktu untuk keluarga terutama anak.

Membicarakan tentang wanita, wanita juga harus berkarya, berkreasi dan berinovasi.  Wanita ada bukan hanya untuk diam dirumah melakukan pekerjaan rumah, tetapi juga ada untuk membantu dan melengkapi apa yang terkadang tidak bisa dilakukan oleh pria, juga untuk membuktikan bahwa wanita bisa berkreasi dan bekerja layaknya seorang pria namun semua itu tetap dibatasi dalam batasan yang wajar, yang telah saya sampaikan di atas, jangan sampai karena sibuk bekerja keluarga diterlantarkan. Sebagai wanita kita harus bisa menunjukkan kemampuan kita dalam keluarga dan juga di masyarakat. Karena pada umumnya wanita itu lebih teliti, rapi, cermat dan penuh perhitungan dalam segala hal.

Dalam seminar itu juga saya mendapatkan wawasan dan ilmu yang bermanfaat, tidak hanya tentang wanita tapi juga motivasi diri untuk menjadi orang yang lebih baik lagi dalam karier dan keluarga.

Di kesempatan seminar tersebut Ibu Asma juga mempromosikan judul buku terbarunya yaitu “Rumah Tanpa Jendala”. Buku tersebut juga dibuat menjadi sebuah film dan sudah tayang di bioskop tanggal 24 Februari 2011. Mendengar Ibu Asma bercerita masalah film-film Indonesia, saya sangat prihatin karena film dengan judul “Rumah Tanpa Jendela” dalam satu minggu selam peputaran hanya 55.000 sekian yang menonton, sedangkan “Arwah Goyang Karawang” sebanyak 330.000 sekian yang menonton. Saya sangat sedih mendengarnya film sebagus “Rumah Tanpa Jendela” hanya segitu,padahal cerita dari film tersebut sangat banyak mengadung moral, etika, dan ekdukatif yang tinggi bagi kita semua khususnya anak-anak kecil yang menbutuhkan cerita film yang berbau edukatif dan bisa memotivasi anak bangsa ini. Malah “Arwah Goyang Kerawang” yang penontonnya banyak, sudah tidak ada unsur edukatif bagi kita semua yang ada malah membuat moral bangsa ini semakin sangat memprihatinkan. Itu sekilas tentang dunia perfilman di negara kita seperti itu kondisinya.

Kembali lagi kepada wanita dan globalisasi, disini intinya di era globalisasi ini para wanita sah-sah saja untuk berkreasi dan bekerja namun yang terpenting dan jangan sampai kita lupa, khususnya wanita, kita juga mempunyai kewajiban untuk mengurusi keluarga kita, jangan sampai hanya karena kita sibuk mengejar karier dan uang kita sampai lupa akan kewajibam dan kodrat kita sebagai seorang wanita. Nauzubllahi mindzalik.

Semoga tulisan saya yang singkat ini bisa bermanfaat. Amiin..

Tunggu tulisan dan cerita saya selanjutnya,,, ^__^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s